SAMBAS – Guna mendukung kemajuan teknologi tepat guna dan bermanfaat bagi masyarakat, Selasa (10/9), Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi, secara resmi membuka kegiatan perlombaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Sambas Tahun 2013. Kegiatan itu sendiri dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Sambas di Aula Diklat BKD Sambas.
"Teknologi merupakan hal penting yang harus kita manfaatkan, salah satunya melalui TTG. Karena melalui teknologi ini, dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM), tentunya dalam mendukung kemudahan kerja bagi masyarakat," kata Bupati dalam sambutannya di hadapan undangan dan para peserta Lomba TTG tingkat Kabupaten Sambas. Pemda sendiri, ditegaskan dia, menyambut positif penyelenggarakan perlomba TTG, guna memotivasi masyarakat menciptakan teknologi bagi kebutuhan kinerjanya, terutama dalam mendukung perekonomian. "Banyak yang bisa dilakukan pelajar kita dalam mengolah teknologi bermanfaat, dalam hal ini tentunya harus banyak ide-ide tepat guna, dan ide-ide teknologi saat ini sangat berharga, terutama kreasi masyarakat dalam menciptakan TTG yang murah, terjangkau, dan berguna bagi masyarakat,” kata Bupati.
Sebelumnya, Syar'i, ketua penyelenggaran Perlombaan TTG Kabupaten Sambas Tahun 2013, dalam laporannya mengungkapkan, TTG yang diselenggarakan saat ini ialah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak merusak lingkungan, serta dapat digunakan masyarakat. Selain murah, ditambahkan dia, tentunya juga bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sambas.
Syar'i memaparkan bahwa jumlah peserta TTG awalnya sebanyak 14 orang, dan lolos ke babak final sebanyak 12 orang. Namun sayangnya, dua peserta lain mengundurkan diri, sehingga total peserta final berjumlah 10 orang, dengan jenis teknologi, di antaranya, mesin pemarut kelapa, alat pemerasan santan kelapa, mesin peniris minyak goreng berpenggerak motor listrik, mesin pemarut daging kelapa, alat perontok sisir padi, mesin pemimpil jagung, alat penyiangan rumput, mesin pencungkil batok kelapa berpenggerak motor listrik, saringan untuk air gambut berlogam besi, dan mesin tenaga hedrit. Dari hasil perlombaan TTG ini, dijelaskan dia bahwa para peserta yang menjadi juara akan diikutsertakan pada Lomba TTG Tingkat Nasional XV di Padang, Sumatera Barat, 26 September – 3 November mendatang. "Peserta tidak saja mewakili Kabupaten Sambas, namun Kalbar. Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan semangat masyarakat menciptakan TTG yang bermanfaat sesuai kebutuhan masyarakat," pungkasnya. (har)
@PontianakPost
0 komentar:
Posting Komentar